-->
  • Jelajahi

    Copyright © NUSANTARANOW.ID | Barometer Indonesia
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Latest News

    Bupati Selayar Perkuat Kesejahteraan Petani, Jalin Kerja Sama Strategis dengan Perum Bulog Bangun Gudang di Jampea

    NusantaraNow.id
    Selasa, 05 Mei 2026, 00:51 WIB Last Updated 2026-05-04T17:52:28Z

     


    NUSANTARANOW.ID | JAKARTA - Komitmen dalam memperjuangkan kesejahteraan petani kembali ditunjukkan Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Natsir Ali, melalui kunjungan kerja ke kantor pusat Perum Bulog di Jakarta, Senin (4/5/2026).


    Dalam kunjungan tersebut, Bupati diterima langsung oleh Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufik, bersama jajaran Bulog lainnya. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN dalam mendukung sektor pertanian.


    Didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Selayar, Al. Almin, Bupati membawa misi besar untuk memastikan hasil panen petani Selayar memiliki kepastian pasar serta harga yang layak dan stabil.


    Hasil pertemuan tersebut melahirkan langkah konkret berupa penandatanganan kerja sama pembangunan gudang Perum Bulog di Pulau Jampea, tepatnya di Desa Bontosaile, Kecamatan Pasimasunggu.


    Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar telah menyerahkan lahan seluas dua hektare untuk mendukung pembangunan fasilitas tersebut sebagai pusat penampungan hasil pertanian masyarakat.


    Bupati Muh. Natsir Ali menegaskan bahwa perjuangan ini berangkat dari kondisi riil yang selama ini dihadapi para petani, di mana mereka harus menjual hasil panen ke luar daerah dengan harga yang tidak menentu.


    “Kita ingin petani Selayar berdiri lebih kuat. Dengan hadirnya gudang Bulog di Jampea, mereka tidak lagi bergantung pada pembeli luar. Bulog akan menampung hasil panen dengan harga sesuai harga pasar,” tegasnya.


    Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam memperkuat kedaulatan pangan di wilayah kepulauan. Kehadiran gudang Bulog diharapkan mampu memangkas rantai distribusi serta memberikan jaminan penyerapan hasil pertanian masyarakat.


    Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Al. Almin, menjelaskan bahwa pihak Perum Bulog sebelumnya mengusulkan kebutuhan lahan seluas tiga hektare untuk pembangunan gudang sekaligus pabrik pengolahan hasil pertanian.


    Namun demikian, saat ini baru tersedia dua hektare sehingga pembangunan tahap awal akan difokuskan pada pembangunan gudang sebagai prioritas utama.


    “Ke depan, kita akan upayakan penambahan lahan agar pabrik juga dapat dibangun, sehingga nilai tambah hasil pertanian dapat dinikmati langsung oleh masyarakat,” jelasnya.


    Lebih lanjut, keberadaan gudang ini juga akan membawa dampak strategis terhadap ketersediaan beras di Kepulauan Selayar. Selama ini, pasokan beras program SPHP masih bergantung dari daerah lain.


    Dengan hadirnya fasilitas gudang di Jampea, ke depan produksi beras SPHP diharapkan dapat dilakukan secara mandiri di wilayah Selayar.


    Sebelumnya, Bupati Muh. Natsir Ali juga telah merealisasikan berbagai program pendukung sektor pertanian, seperti pembangunan sumur bor (JIAT) serta penyaluran bantuan traktor roda empat di sejumlah titik persawahan di Pulau Jampea.


    Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan produksi padi sekaligus mempermudah aktivitas petani dalam mengelola lahan pertanian mereka.


    Perjuangan ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus hadir dan bekerja hingga ke tingkat pusat demi menghadirkan solusi konkret bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.


    Kolaborasi strategis ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan taraf hidup petani di Kepulauan Selayar ke depan. ( Red )

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini