Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah, khususnya di wilayah kepulauan.
Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Natsir Ali, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan kepada sektor pertanian di Selayar. Ucapan serupa juga disampaikan kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang selama ini konsisten memberikan atensi bagi kemajuan pertanian daerah.
“Bantuan ini sangat berarti bagi petani kita. Ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar Bupati Natsir Ali, Jumat (9/1/2026).
Sebanyak 13 unit traktor roda empat tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada kelompok tani yang membutuhkan, dengan prioritas pemanfaatan untuk pengolahan lahan sawah. Kehadiran alsintan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja petani, mempercepat proses olah lahan, serta mendorong peningkatan hasil produksi pertanian.
Saat ini, seluruh unit traktor bantuan telah terparkir rapi di area Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Selayar, yang juga difungsikan sebagai Posko Induk GEMERLAP, sambil menunggu proses distribusi kepada kelompok tani penerima.
Bupati Natsir Ali menegaskan bahwa pemanfaatan alsintan tersebut akan diawasi secara optimal agar benar-benar digunakan untuk kepentingan petani dan mendukung program strategis pertanian daerah.
“Harapan kita, alsintan ini dimanfaatkan secara maksimal, dikelola dengan baik oleh kelompok tani, dan mampu mendorong peningkatan produksi pertanian, khususnya padi sawah,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Selayar, Al Amin, menjelaskan bahwa bantuan 13 unit traktor roda empat tersebut merupakan hasil dari koordinasi dan komunikasi intensif yang dilakukan Bupati Kepulauan Selayar dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Menurutnya, sinergi yang terbangun secara berkelanjutan tersebut membuahkan dukungan konkret berupa alsintan yang sangat dibutuhkan petani, terutama dalam menunjang pengolahan lahan sawah.
“Ini bukti bahwa komunikasi yang kuat antara daerah dan pusat mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan petani,” jelas Al Amin. ( Red )



