Munaqasyah merupakan tahapan evaluasi akhir bagi santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ) binaan BKPRMI. Dalam kegiatan ini, para santri diuji kemampuan baca tulis Al-Qur’an, hafalan surah pendek, doa harian, praktik wudhu dan shalat, serta pemahaman dasar-dasar keislaman. Proses pengujian dilaksanakan secara terkoordinasi dengan menghadirkan tim penguji dari DPD untuk memastikan standar mutu dan kualitas pembinaan tetap terjaga.
Adapun enam kecamatan daratan yang menjadi lokasi pelaksanaan yakni Benteng, Bontoharu, Bontomanai, Bontomatene, Buki, dan Bontosikuyu. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat, mencerminkan kesungguhan para santri dalam menempuh proses pembinaan.
Ketua DPD BKPRMI Kepulauan Selayar, Irwan Sahar menyampaikan bahwa munaqasyah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari sistem kaderisasi dan penguatan karakter generasi muda Islam. “Melalui munaqasyah ini, kita ingin memastikan bahwa santri tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
DPD BKPRMI Kepulauan Selayar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ustadz-ustadzah, pengurus unit TPA/TPQ, serta orang tua santri yang telah berperan aktif dalam mendukung proses pendidikan Al-Qur’an di wilayah masing-masing.
Dengan terlaksananya munaqasyah ini, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap menjadi penerus perjuangan dakwah di Kabupaten Kepulauan Selayar. ( Red )



