Launching ini dihadiri jajaran pemerintah daerah, mulai dari Kepala Dinas Pariwisata, Dinas PMD, dan unsur Forkopimcam, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga pengurus PKK.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Desa Baratlambongan dalam mengembangkan BUMDes. Ia menekankan bahwa pembangunan desa adalah kunci kesejahteraan daerah.
“Kalau desa sudah maju dan sejahtera, maka kabupaten, provinsi, bahkan pemerintah pusat pun akan ikut sejahtera. Sebab desa adalah ujung tombak pelayanan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa launching BUMDes bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari langkah nyata menuju kemandirian ekonomi desa. Menurutnya, keberadaan BUMDes harus terus berlanjut dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik melalui layanan, kuliner, wisata, maupun pengembangan potensi lokal.
Selain menyinggung pentingnya kreativitas desa dalam mengemas atraksi budaya, kuliner khas seperti sarongso, hingga potensi wisata bahari, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan desa agar dapat menjadi daya tarik wisatawan.
“Bersih itu sebagian dari iman. Kalau desa bersih, maka tamu akan datang, pariwisata berkembang, dan ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ucapnya.
Peresmian BUMDes Tanjung Harapan ditandai dengan doa bersama sebagai simbol harapan agar usaha desa ini diberkahi dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Acara ditutup dengan pantun yang disampaikan Wakil Bupati, menambah semarak suasana kebersamaan warga di Desa Barat lambongan. ( Rls )